Petani Maluhu Terganggu Hama Monyet, Lurah Tawarkan Solusi Alternatif
Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyoroti persoalan serius yang dihadapi para petani sayuran di wilayahnya, yakni serangan hama monyet yang kerap merusak tanaman dan mengancam hasil panen.
Hal ini disampaikannya saat mendampingi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dalam agenda panen sayur di Kelurahan Maluhu RT 07 pada Rabu 9 Juli 2025 lalu.
Dia menyebutkan, gangguan dari kawanan monyet menjadi persoalan nyata di tengah upaya masyarakat meningkatkan produksi pertanian.
“Hama monyet ini memang sangat mengganggu, terutama bagi petani sayur kami. Karena itu, harus terus diawasi dan dijaga agar hasil panen tidak terlalu banyak berkurang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan hutan-hutan di sekitar wilayah Maluhu yang masih menjadi habitat alami monyet turut menjadi penyebab utama konflik antara manusia dan satwa liar ini.
“Banyak lahan yang sebelumnya lahan tidur, kini mulai kami buka untuk pertanian. Tapi otomatis, itu memengaruhi ekosistem dan membuat monyet-monyet ini turun mencari makan ke lahan warga,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara atas persoalan hama monyet tersebut, kata Tri, pihak kelurahan masih menjajaki beberapa alternatif penanganan yang tetap memperhatikan faktor kemanusiaan dan keseimbangan ekosistem.
“Apapun langkah yang diambil, faktor hati nurani tetap harus jadi perhatian. Jangan sampai menimbulkan dampak yang tidak kita inginkan. Beberapa solusi yang kami kaji misalnya memelihara hewan penjaga seperti anjing, atau penggunaan petasan untuk menghalau,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)




